hihi
Udah lama banget ga ngepost di blog nih..tapi, sekarang disela-sela waktu yang banyak kosongnya aku coba share yaaa, kisah sedih dan bahagia akhirnya aku menyandang gelar Sarjana ku..
Masuk di semester 7 setelah KKM (Kuliah Kerja Mahasiswa), aku dan teman-temanku ngontrak mata kuliah satu-satunya yaitu Seminar.
ya dengan minimnya pengetahuan tentang Proposal (Bab 1 - Bab 3) kita harus siap semaksimal mungkin untuk pengajuan judul Skripsi.
Singkat cerita, judul aku di Acc oleh Pak Wawan Ichwanudin. Saat itu Beliau lah yang bertanggung jawab untuk Sidang Up konsentrasi Manajemen Keuangan.
dan akhirnya kita melewati proses bimbingan sm beliau untuk Sidang UP nanti. Bimbingan sm beliau itu medan terjangnya lumayan bikin deg-degan setiap mau bimbingan, ya itu karena pak wawan yang kece dalam menilai dan menurunkan mental mahasiswa2nya haha.
Sampai akhirnya, keluar jadwal sidang UP. dan beliau salah satu pengujinya, (kok tadinya dosen pembimbing menjelang up bisa jadi penguji?) hmmm pak wawan tetap profesional kok, beliau tetep menjelankan jobdesknya sbg penguji, 2 penguji lainnya yaitu pak bambang dan pak fauzi.
Tiba saatnya saya mempresentasikan proposal ku, pada saat sesi pertanyaan, aku ga bisa jawab pertanyaan dari Pak fauzi mengenai berapa signifikan variabel moderating mempengaruhi variabel independen? ( Judul skripsi ku : Return On Assets dan Market to Book Value of Equity terhadap Dividend Payout Ratio dengan Current Ratio sbg Variabel Moderating pada Perusahaan Manufaktur Periode 2008-2014)
dan pak wawan mengeluarkan komennya dengan bilang " saya ragu ini bukan hasil kerja kamu, kalo ini hasil kerja kamu pasti km bisa jwab"
ah, itu rasanya lemes selemesnya ( dan berdoa semoga pak wawan jadi dospemku, krn supaya aku bisa belajar lebih lagi dari ilmu-ilmu yang dimiliki pak wawan, dan bs nunjukin ini adalah hasil kerja kerasku sendiri). kemudian,aku berusaha mengatur mimik muka ku dan berusaha meyakinkan, bahwa ini memang bener-bener hasil kerja ku sendiri. Dengan trs mengingat pertanyaan itu, hingga saya lulus, well salah ku ternyata ga punya persiapan untuk Bab 4nya, krn pertanyaan itu bisa dijawab ketika kita sudah tau hasil dari T tabelnya. Harusnya dengan melihat hasil dari jurnal-jurnal aku bisa jawab hihihihi
Dan tiba masa-masa yang paling aku tunggu, yaitu bimbingan skripsi (hasil dari Sidang Up judul ku diterima)
Dosen Pembimbing 1 ku adalah Pak Bambang (beliau menjabat sbg Kaprodi S1 Manajemen), Dosen Pembimbing Kedua ku adalah Bu Enok (beliau menjabat sbg Kaprodi D3 Marketing)
nah ini adalah INTI dari carita masa skripsiku......aku melalui long process daripada yang lain....
Dengan memperoleh tandatangan Acc dari Kedua Dosen Pembimbingku, aku mengikuti Sidang Skripsi ku yang pertama.
dan kalian tau? ketua penguji ku adalah Pak wawan. ya dengan feelingku yang ga enak, terbukti sudah dengan mengetahui ttg hal itu.
(Pak wawan sangat ditakutin dan disegani ketika beliau menguji Sidang Skripsi krn pertanyaannya yg horor, analisis dan penglihatannya yang detail dan to the point)
tiba saatnya aku mempresentasikan hasil skripsiku.
dan pak wawan langsung berbicara : ya lgsg saja jelaskan variabel2nya)
baru saja aku selsei menjelaskang masing2 variabel penelitianku. pak wawan langsung bertanya bagaimana cara mencari variabel independen yang kedua? (X2 ku adalah Market to Book Value of Equity)
aku jawab seadanya, dan ternyata itu SALAH. dengan muka serius pak wawan dan pak gerry, miss mira (anggota penguji) menyatakan bahwa hasil data X2 aku salah. aku mulai panik dan deg2an ga bisa mikir apa2 lagi.
akhirnya Pak wawan bilang : kamu salah kali ya jelasinnya?coba km keluar, belajar lagi, nanti dipanggil lagi.
saat aku keluar, aku nangis dan ketakutan bahwa aku yakin aku ga lulus, krn logikanya adalah saat data salah, maka hasil penelitian pun pasti salah.
Akhirnya setelah diperiksa dgn temen seperjuanganku, aku fix salah dalam menghitung variabel X2ku.
dan saat dipanggil ke ruangan sidang lagi, aku jujur dan blg apa adanya. akhirnya dengan baik hati, pak gerry dan pak wawan memberikan masukan untuk langkah yang selanjutnya...dan miss mira berkata : tidak apa2 mba, km bisa dpt pembimbing lagi setelah ini yaitu pak wawan.
saya bingung dgn perkataan mis mira, akhirnya saya lgsg konfirmasi ke pak wawan, dan pak wawan blg : iya boleh.
well, hasil sidangku yudisium ditunda, dan aku brrti harus bimbingan dengan pak wawan.
Aku yang antah berantah, dan mulai bimbingan lg dengan dospem baruku yaitu pak wawan, dan harus mengalami treatment yg sama, yaitu nunggu beliau dari pagi hingga sore, dengan tidak ada kepastian kapan akan bimbingan krn pak wawan tipe dosen yang tidak di balas bila di sms, dan tidak diangkat blg di tlfon.
singkat cerita dengan medan terjang yang aku lalui saat bimbingan dengan Dosen yang sangat disegani di jurusanku, aku menambah tahun penelitian aku. hmmm mungkin aku sudah lbh dr 10 kali input data, olah data, yang ngubek-ngubek bab 4. dan akhirnya dgn tambah tahun penelitian, aku mulai dng mengolah Bab 1 hingga bab 5.
Alhamdulillah, 2minggu setelah aku sidang saat itu, aku mendapatkan tandatangan ACC dari Pak wawan, untuk mengikuti jadwal sidang berikutnya.
dan disuruh untuk bertemu dengan anggota penguji lainnya yaitu pak gerry dan mis mira.
tahukah kalian apa respon pak gerry?
"kok kamu sampe bimbingan segala?harusnya kan setelah sidang hari itu, km benerin dan langsung ikut sidang lagi"
dalam benak hati aku cm bisa blg saat-saat kmrin saya bnr2 seperti butiran debu hahahahaha
dan finallyyyyyy, ini yang disebut kesempatan kedua.
Yap, sidang kedua ku pun diuji oleh Pak wawan (lagi), dan ketua pengujinya adalah Pak rony, anggota penguji lainnya adalah Pak abdul.
ketiga dosen itu adalah dosen yang ditakutin di jurusan ku ketika sidang. ya karena mereka adalah dosen yang menjatuhkan mental mahasiswa2nya dgn pertanyaan dan sanggahan mereka huhuhu.*intermezo
pak wawan pernah tidak meluluskan mahasiswa yang disidanginya 2 kali berturut-turut. maksudnya adalah walaupun mahasiswa itu pernah tidak diluluskan sekali, dan apabila di sidang berikutnya mahasiswa itu belum layak untuk lulus, maka beliau tidak segan-segan untuk tidak meluluskannya
kalian bisa lah ya bayangin perasaan ku hahahaha
tp aku tetap optimis, krn dengan begini tujuan aku saat masa-masa saat mnyusun proposal tercapai yaitu " aku ingin menunjukkan kepada pak wawan bahwa ini adalah benar2 hasil kerja kerasku sendiri"
singkat cerita setelah kurang lebih 1 jam aku di ruangan sidang, aku lulus hari itu dan dengan support dari sahabat2ku dan dosen pembimbingkuuuu yaitu Bu Enok yang bener-bener menyemangatiku tanpa henti, hiksss so lucky I am.
dan skrg inshaa Allah aku lbh baik dalam fase berikutnya!
Alhamdulillah aku sudah Sarjana saat ini :)
Ya posisiku skrg adalah JOB SEEKER! Welcome to the Real Word kata orang2 mah hihi
Manjadda Wajadda dan Manshabara Zhafira yaaaaa.
